Find Us On Social Media :

Harga Pertalite Jika Tidak Subsidi Punya Banyak Versi, dari Presiden Jokowi Hingga Menteri

By , Rabu, 31 Agustus 2022 | 13:50
Ilustrasi. Harga Pertalite jika tidak dapat subsidi ada beberapa versi, dari versi Presiden Jokowi sampai para menteri, berapa saja tuh? (IndraGT/ MOTOR Plus-online)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengucapkan harga keekonomian sejumlah BBM PT Pertamina (Persero) masih lebih tinggi dari harga yang dijual di SPBU.

Dirinya memberi contoh dua jenis BBM yang harganya masih lebih rendah dari nilai keekonomiannya ialah Pertalite (RON 90) dan Pertamax (RON 92).

Menurut Airlangga, harga keekonomian Pertalite sudah mencapai Rp 13.150 per liter.

Sedangkaan di SPBU, Pertalite masih dijual Rp 7.650 per liter.

Hal ini berimbas selisih harga harus ditanggung pemerintah lewat skema subsidi.

Foto ilustrasi motor isi Pertalite. (Tribunnews.com)

"(Sementara) Harga keekonomian Pertamax Rp 15.150 per liter, namun kita masih memberikan harga eceran Rp 12.500 per liter," ucapnya dalam konferensi pers, Selasa 16 Agustus 2022.

Airlangga mengklaim, harga bensin di Indonesia saat ini masih lebih rendah dibanding sejumlah negara Asia Tenggara lainnya.

Baca Juga: Profil Ahmad Bambang Pencetus Pertalite, Kontribusinya Bikin Salut

Berdasarkan data yang Ia miliki, di Thailand rata-rata harga BBM dipatok Rp 19.500, Vietnam Rp 16.645 per liter, dan Filipina Rp 21.352.

"Kita relatif di bawah negara ASEAN lain," ucapnya.

Versi Sri Mulyani

Berbeda dengan Presiden Jokowi atau Menko Perekonomian, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memiliki hitungan sendiri.