Ia mengaku dibuat gregetan dengan motor-motor Ducati sepanjang sesi.
Terutama pada trek lurus panjang Sirkuit Aragon di tikungan 15-16.
Menurutnya motor Ducati Desmosedici bukan berasal dari pabrikan Borgo Panigale.
"Saya puas dengan posisi start ke-4."
"Itu juga karena Ducati berasal dari planet lain dan mereka memberi saya 10 km di trek lurus," katanya.
"Ini adalah sirkuit di mana saya mengincar pole, tetapi level Ducati dilebih-lebihkan."
Baca Juga: Kualifikasi MotoGP Aragon 2022, Trio Ducati Grid Terdepan dan Marc Marquez Posisi Segini
"Saya sedikit melebihi kecepatan 340 km per jam dan mereka (Ducati) bisa mencapai kecepatan 350 km per jam," jelas Aleix Espargaro.
Aliex Espargaro turut memprediksi jalannya race MotoGP Aragon 2022 versinya sendiri.
Menurutnya bintang Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo bisa mengacaukan Ducati.
"Fabio (Quartararo) bisa melakukan yang terbaik sebagai eksekutor, bukan saya," canda Aleix.
"Saya harus mencoba pulih karena Ducati sangat cepat di sini."
"Saya memiliki kecepatan yang baik dan balapan MotoGP tak dapat diprediksi, segalanya bisa terjadi," pungkasnya.