Find Us On Social Media :

Pemerintah Mau Subsidi Konversi Motor Listrik, Emang Biayanya Berapa Sih?

By , Rabu, 21 September 2022 | 09:45
Konversi motor listrik Suzuki Satria 120, pakai motor penggerak bertenaga listrik model mid-drive. (Ardhana Adwitiya/MOTOR Plus-online)

"Khususnya untuk sepeda motor," kata Budi dalam keterangan tertulis, Selasa (20/9/2022).

Budi mengatakan, subsidi konversi motor listrik dapat dilakukan dari pengalihan alokasi anggaran subsidi BBM.

"Dari pemerintah daerah juga bisa menginisiasi untuk mengalihkan anggaran yang kurang produktif agar dialihkan untuk memberikan subsidi biaya konversi ke kendaraan listrik," ujarnya.

Lantas berapa sih biaya konversi motor listrik saat ini?

Hendro Sutono dari Komunitas Sepeda Motor Listrik (KOSMIK) menjelaskan, untuk konversi motor listrik harus tahu spesifikasi yang diinginkan bikers.

"Kalau biaya sebenarnya tergantung spesifikasi yang diinginkan konsumen, karena ini sifatnya kustom," ujar Hendro saat dihubungi MOTOR Plus-online, Kamis (18/8/2022).

Baca Juga: Konversi Motor Listrik Dinilai Sebatas Hobi, Masyarakat Biasa Lebih Pilih Beli Jadi

"Jadi konsumen maunya kecepatan berapa dan jarak tempuh berapa, nanti dari builder atau modifikatornya yang nanti akan mengeluarkan harga," sambungnya.

"Kita biasa bilangnya harga nyaman mulai Rp 15 juta," lanjut Hendro.

"Di bawah itu bisa tapi kawan-kawan takut kalau harga di bawah itu kualitas komponen dan baterainya enggak terjamin, takut nyusahin bikers dan builder sendiri," tambahnya.

"Jadi rata-rata modifikator senengnya mulai Rp 15 juta," lanjutnya.

Hendro menambahkan, untuk motor penggerak bertenaga listrik ternyata lebih mahal mid-drive dibandingkan hub-drive.

"Kalau hub-drive semua sudah ada di dalam tromol, sedangkan mid-drive ada tambahan seperti rantai sehingga biaya yang dikeluarkan lebih mahal," jelas Hendro.