MOTOR Plus-online.com - Mobil berpelat nomor dewa sering minta jalan bunyikan sirine atau rotator, pemotor jangan minggir.
Pemotor tidak usah takut untuk menepi saat ada mobil berpelat nomor dewa minta jalan.
Mobil berpelat dewa sering arogan di jalan dengan menyerobot antrean atau meminta pengguna jalan minggir.
Jika bertemu di jalan ada mobil berpelat dewa minta diistimewakan, sebaiknya jangan mau menepi.
Kendaraan dinas dengan pelat dewa sering kali dinilai arogan.
Sebab, tak sedikit yang dilengkapi dengan rotator dan sirene untuk meminta jalan.
Penyalahgunaan sirene, strobo, atau rotator, melanggar Pasal 287 ayat 4 Undang-Undang No, 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ).
Sanksinya bisa pidana kurungan paling lama satu tahun atau denda paling banyak Rp 250.000.
Penggunaan lampu isyarat warna merah atau biru, serta sirene, hanya diperuntukkan bagi kendaraan bermotor yang memiliki hak utama.
Budiyanto, pengamat masalah transportasi, mengatakan, kendaraan nomor khusus yang menggunakan sirene atau strobo adalah pelanggaran lalu lintas.
"Kendaraan tersebut tidak termasuk dalam kendaraan yang memperoleh hak utama jadi apabila mereka minta jalan bisa diabaikan, tapi tetap memperhatikan aspek keselamatan," ujar mantan Kasubdit Gakkum Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto, kepada Kompas.com, Senin (17/10/2022).
Menurut UU LLAJ Pasal 134, ada tujuh kendaraan yang memiliki hak utama, yakni: