"Status sebagai pekerjaan utama 54 persen dan sebagai pekerjaan sampingan 46 persen," ungkap Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan MTI Pusat, Djoko Setijowarno.
Padahal pengahsilan per hari para driver ojol berdasarkan hasil survei yakni 50.000– Rp 100.000 (50,10 persen) dan biaya operasional per hari terbanyak kisaran Rp 50.000– Rp 100.000 (44,10 persen).
Artinya, pendapat driver ojol per hari hampir sama dengan pengeluaran operasionalnya.
Angka pemasukan tersebut cukup memprihatinkan apabila driver ojol tidak memiliki pekerjaan sampingan.