MOTOR Plus-Online.com - Perbandingan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Indonesia dan Malaysia jomplang banget.
Masalah BBM subsidi selalu asyik menjadi buah bibir masyarakat Indonesia dari tahun ke tahun.
Tak bisa dipungkiri peran harga BBM subsidi sangat krusial dalam sektorekonomi masyarakat.
Tahun ini BBM subsidi jenis Pertalite dan solar mengalami beberapa kali penyesuaian harga mengikuti tren.
Topik permasalahan paling sering didengar masyarakat antara lain soal demo kenaikan harga, anggaran subsidi bengkak, hingga sisa kuota yang menipis.
Belum lama ini Pengamat Kebijakan Publik dan Transportasi, Bambang Haryo Soekartono melakukan kunjungan kerja ke negara tetangga, Malaysia.
Dalam kunjungannya, pria yang akrab disapa BHS ini mengatakan stok BBM di Malaysia sangat berlimpah.
Selain itu harga BBM di Malaysia jauh lebih murah dengan kualitas jauh lebih baik dari yang disubsisi pemerintah Indonesia.
Diungkapkan BHS, di Malaysia BBM oktan 95 yang disubsidi dijual 2,05 ringgit atau setara Rp 6.700/liter.
Harga tersebut jauh lebih murah dibandingkan Pertalite oktan 90 yang sama-sama disubsidi pemerintah yang dijual Rp 10.000/liter.
Selain itu, BHS juga membandingkan jumlah total subsidi pemerintah Malaysia dan Indonesia pada tahun 2022.
Sebagaimana data yang diperoleh, anggaran BBM di Malaysia sebesar 30 miliar ringgit atau setara Rp 99 triliun.