"Semua orang berbicara tentang team order, team order. Jadi balapan berikutnya kami bisa mengatakan ada perintah, pembalap Ducati harus menang. Terlepas dari siapa dia."
"Semua orang tahu bahwa kami kehilangan titel pembalap sejak 15 tahun lalu dan ini (2022) yang paling dekat kami untuk memenanginya, yang merupakan waktu yang lama," jelasnya.
Bagi Ducati, Ciabatti menjelaskan tahun ini sangat spesial bagi kubu merah asal Italia.
"Kami menang tujuh balapan, ditambah satu (Jack Miller) dan empat (Enea Bastianini)."
"Saya pikir ini adalah hasil terbaik yang pernah ada dalam sejarah Ducati, di MotoGP,"
"Begitu banyak pole position, begitu banyak podium, dan begitu banyak start front row.
"Jadi itu sangat bagus. Itu membuktikan bahwa insinyur di Bologna telah bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang fantastis."
"Sekarang, kami mendekati akhir dan kami sangat dekat untuk mendapatkannya (gelar juara dunia pembalap)." urainya.