Meski gagal membeli Ducati, Stefan Pierer pun melirik merek Italia lainnya, MV Agusta.
Sebenarnya kolaborasi KTM dan MV Agusta sudah terjadi sejak 21 September 2022 di Amerika Utara.
KTM mengambil alih penjualan, pemasaran, dan after sales MV Agusta untuk pasar Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
KTM membeli MV Agusta juga bertujuan untuk menyelamatkan merek motor legendaris asal Italia itu dari kebangkrutan.
CEO MV Agusta sebelumnya, Timur Sardarov mengalami masalah di negara kelahirannya, Rusia.
Timur Sardarov merupakan anak dari konglomerat sekaligus pengusaha minyak dan gas Rusia, Roman Sardarov.
Baca Juga: 4 Pabrikan Legendaris Pernah Ikut Balapan MotoGP, Kini Bak Ditelan Bumi
Keluarga Sardarov mendapat sanksi karena menentang perang Rusia lawan Ukraina.
"Roman Sardarov telah masuk dalam daftar sanksi sejak perang Ukraina, dia membuat pernyataan menentang perang," ujar Stefan Pierer dikutip dari Speedweek.com.
"Kita sudah punya cukup motor off-road dan memiliki performa sangat baik," sambungnya.
"MV Agusta merupakan merek terkenal yang terbukti punya konsep yang baik, tapi saya merasa kasihan pada mereka tentang sanksi, tidak mudah bagi perusahaan ini," pungkasnya.
Stefan Pierer punya rencana untuk KTM, GasGas, dan Husqvarna agar memproduksi motor satu silinder saja.
Sementara motor dua, tiga, bahkan empat silinder akan diproduksi MV Agusta.