Find Us On Social Media :

Oknum Polisi Pungli Ketar-ketir Ujian Praktik SIM Model Baru, Senggol Pembatas Langsung Muncul Suara

By Selasa, 08 November 2022 | 12:34
Pembuatan SIM baru di Satpas Polresta Samarinda, Kaltim sudah modern menggunakan sistem e-Drive, senggol patok pembatas langsung muncul suara alarm. (Instagram @polantasindonesia)

Satpas Polresta Samarinda memperkenalkan sistem penilaian uji praktik SIM berbasis teknologi e-Drive.

Dengan teknologi ini tidak ada lagi istilah kecurangan karena patok atau pembatas terpasang secara permanen tidak bisa lagi dipindah oleh penyelenggara
Masing-masing patok atau pembatas sudah terkoneksi dengan sistem jika tersenggol akan muncul suara alarm yang berbunyi.

Proses praktik ujian juga dipantau CCTV oleh petugas dan terkoneksi melalui sistem sehingga segala macam kesalahan akan terekam dan masuk ke penilaian.

Baca Juga: Wow, Biaya Bikin SIM Baru Ada Perubahan, Korlantas Polri Kasih Penjelasan

Melalui teknologi e-Drive penilaian praktik SIM menjadi lebih transparan.

Brigpol Andiana Putra juga melanjutkan, dengan sistem e-Drive ini dipastikan tidak akan ada lagi kecurangan dan pungutan liar di lingkungan Satpas SIM Polresta Samarinda, Kaltim.

Di dalam video jelas terlihat pemohon SIM yang melakukan ujian praktik mengendarai motor melewati beberapa rintangan.

Jika patok atau pembatas tersenggol langsung terdengar suara alarm secara otomatis.

Dan pemohon SIM dinyatakan gagal karena melakukan pelanggaran atau menyenggol patok pembatas yang ada.

Sementara itu terkait pembuatan SIM, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo langsung mengeluarkan Surat Telegram yang berisi biaya pembuatan SIM.

Surat Telegram Nomor:ST/2387/X/YAN.1.1./2022 per tanggal 31 Oktober 2022 tersebut ditandatangani Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi atas nama Kapolri.

Surat Telegram diterbitkan Kapolri untuk menghindari praktik pungutan liar (pungli).

Baca Juga: Polisi Ketahuan Minta Uang Tambahan ke Pembuat SIM Sekarang Tidak Bisa Berkutik Lagi