Dilansir dari Kompas.com, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mengatakan untuk harga Pertalite tidak mengalami penurunan seperti harga Pertamax pada 1 Oktober lalu.
Dikarenakan Pertalite BBM bersubsidi, harga jualnya diatur oleh Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
"Pertamina hanya operator. Untuk harga jual BBM Subsidi (Pertalite), harus melalui penentuan harga oleh Regulator," ucap Irto saat dikonfirmasi Tribunnews.
Ini daftar harga Pertamax mulai 1 November 2022 seluruh Indonesina:
Kalimantan Barat
Pertamax Rp 14.200
Pertamax Turbo Rp 14.600
Kalimantan Tengah
Pertamax Rp 14.200
Pertamax Turbo Rp 14.600
Kalimantan Selatan
Pertamax Rp 14.200
Pertamax Turbo Rp 14.600
Kalimantan Timur
Pertamax Rp 14.200
Pertamax Turbo Rp 14.600
Kalimantan Utara
Pertamax Rp 14.200
Pertamax Turbo Rp 14.600
Sulawesi Utara
Pertamax Rp 14.200
Pertamax Turbo Rp 14.600
Gorontalo
Pertamax Rp 14.200
Pertamax Turbo Rp 14.600
Sulawesi Tengah
Pertamax Rp 14.200
Pertamax Turbo Rp 14.600
Sulawesi Tenggara
Pertamax Rp 14.200
Pertamax Turbo Rp 14.600