Find Us On Social Media :

Motor Seharusnya Pertamax Malah Isi Pertalite, Ini Efeknya Ke Mesin

By , , Senin, 21 November 2022 | 07:57
Ilustrasi isi bensin Pertalite. (TribunPontianak.co.id)

"Timing pengapian pada CDI atau ECU itu harus disesuaikan lagi, kalau tidak bahan bakar tidak terbakar optimal," sambungnya.

Penggunaan Pertalite di mesin motor Pertamax yang punya rasio kompresi tinggi bisa menyebabkan pembakaran terlalu dini.

Makanya, agar proses pembakaran tidak terjadi terlalu dini, timing pengapian bisa dibuat lebih terlambat dari awalnya.

Selain itu pak Yus juga menyarankan untuk lakukan penyesuaian pada kompresi mesin.

"Kalau saran saya untuk pengguna motor ingin bisa minum bensin oktan lebih tinggi atau lebih rendah bisa sesuaikan kompresi mesinnya," ungkapnya.

Baca Juga: Mau Beli Pertalite Antrinya Panjang Terpaksa Isi Pertamax, Dosen UGM Beri Tahu Resikonya Terhadap Mesin

Jika ingin pakai bensin Pertalite di motor yang biasanya minum Pertamax, brother bisa menurunkan angka rasio kompresi mesinnya.

Paling mudah, penurunan rasio kompresi mesin bisa dilakukan dengan menambahkan paking di head silinder motor.

Ukur juga rasio kompresi mesin setelah ditambah paking baru, pastikan angka rasio kompresi mesinnya bisa di antara 9-10:1 yang cocok untuk Pertalite.

Nah, kalau memang terpaksa motor beralih ke Pertalite dari Pertamax, jangan lupa lakukan penyesuaian pada dua komponen tadi ya.