"Resminya tanggal 22 Januari 1972," sambung pria yang akrab disapa Om Beng ini.
Om Beng menjelaskan, sebenarnya PT Danmotors Vespa Indonesia merupakan hasil kerja sama dari tiga negara.
"PT Danmotors Vespa Indonesia merupakan partner dari The East Asiatic Company, perusahaan join antara Denmark dan Italia," lanjutnya.
"Jadi sebenarnya pabrik Vespa di Indonesia itu milik 3 negara, Denmark, Italia dan Indonesia," tambahnya.
Motor pertama buatan PT Danmotors Vespa Indonesia adalah Vespa Super dan Vespa Sprint.
Baca Juga: Pesaing Yamaha Fazzio dan Vespa LX 125 , Motor Matic Suzuki Model Baru Dijual Murah Rp 16 Jutaan
"Produk pertama Vespa Super dan Vespa Sprint, diproduksi tahun 1971," lanjut Om Beng.
"Tapi produksi itu sifatnya assembling atau perakitan, di mana awalnya hanya 35 persen komponen dalam negeri yang digunakan," jelasnya.
Setelah Vespa Super dan Vespa Sprint, kata Om Beng, seri Vespa PTS dan Vespa PX juga dibuat di pabrik PT Danmotors Vespa Indonesia.
Karena PT Danmotors Vespa Indonesia dimiliki 3 negara, maka Vespa tidak boleh 100 persen buatan Indonesia.
Produk pertama PT Danmotors Vespa Indonesia, yakni Vespa Super dan Vespa Sprint pada tahun 1972 (JORGEN LARS KRONER)
Pada akhir tahun 1990-an, PT Danmotors Vespa Indonesia mengubah nama menjadi PT Dan Motor Indonesia.
"Dengan menghilangkan kata Vespa, artinya PT Dan Motor Indonesia bukan lagi partner resmi Piaggio International," ujar Om Beng.