Sebagian besar dikerjakan secara manual dengan ubahan yang memang lebih menyeluruh.
Misalkan, sebuah motor disebut custom karena telah diubah bentuk rangka hingga bentuk bodinya.
Motor custom basis Ninja 150R jadi flat tracker. (Yuka Samudera/MOTOR Plus)
Alhasil dari bentuk awal dari pabrikan berubah hingga terlihat berbeda dibanding wujud aslinya.
Contoh, motor yang awalnya bergaya sport naked diubah menjadi aliran berbeda seperti cafe racer, chopper dan scrambler.
Nah motor yang diubah tersebut bisa dikatakan motor custom.
Lalu untuk istilah modifikasi lebih tepat ditujukan untuk motor yang diganti komponennya dengan produk jadi atau barang aftermarket.
Baca Juga: Mirip Motor Custom, Sepeda Listrik Buxus EVA Tank 300 Punya Harga Setara Yamaha NMAX!
Modifikasi Honda CBR250RR pertama garapan 902 Garage. (Dok. AHM)
Bisa juga dengan menggunakan barang yang bersifat plug n play alias tinggal pasang saja tanpa ubahan apa-apa.
Misalkan, motor sport fairing dengan modifikasi part aftermarket dibuat agar makin kuat nuansa balap.
“Barang tersebut kebanyakan bersifat plug and play atau perlu sedikit ubahan sehingga modifikasi masih bisa dikembalikan jadi standar jika diperlukan,” ujarnya.
Kalau dilihat dari segi pengerjaan, motor custom cenderung lebih lama prosesnya.