MOTOR Plus-online.com - Motor beli Pertalite belum disuruh pakai QR code MyPertamina padahal Solar sudah pakai, pihak Pertamina jelaskan alasannya.
Wacana beli Pertalite pakai QR code MyPertamina sudah beredar di tengah masyarakat beberapa bulan terakhir.
Namun bukannya diaplikasikan langsung buat Pertalite, QR code MyPertamina baru berlaku untuk pembelian Solar subsidi.
Lalu kenapa Pertamina baru menerapkan QR code MyPertamina untuk Solar subsidi, enggak untuk Pertalite saja?
Alasannya dijelaskan Corporet Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting.
Irto mengatakan, pelaksanaan beli Pertalite pakai QR code MyPertamina akan menunggu hasil evaluasi dari uji coba pada Solar subsidi.
Ditambah, kata Irto, menunggu selesainya revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM).
"Akan evaluasi dulu pelaksanaan uji coba penggunaan QR code untuk Solar subsidi, paralel menunggu revisi Perpres 191/2014," ungkap Irto dikutip dari Kompas.com, Sabtu (3/12/2022).
Baca Juga: Terbongkar Kasus Pertalite Oplosan di Muara Enim, Pelaku Dibayar Rp 100 Ribu Per Hari
Saat ini Pertamina masih fokus pada pelaksanaan uji coba pembelian Solar subsidi menggunakan QR code yang berlaku di 11 kabupaten/kota sejak 1 Desember 2022.
"Jadi baru solar dan baru di 11 kota/kabupaten," katanya.
Adapun 11 kabupaten/kota tersebut yakni Kota Payakumbuh di region Sumatera Barat, Kabupaten Pandeglang di region Banten, Kabupaten Ciamis di region Bandung, Kabupaten Kuningan di region Cirebon, serta Kabupaten Jepara di region Semarang.
Kemudian berlaku pada Kabupaten Cilacap di region Tegal, Kabupaten Wonogiri di region Yogyakarta, Kota Mojokerto di region Surabaya, Kota Kediri di region Kediri, Kabupaten Lumajang di region Malang, dan Kota Banjarmasin di region Kalimantan Selatan.