Find Us On Social Media :

BBM Pertalite dan Solar Langka Pertamina Ungkap Kuota Habis Terjadi di Bali Daerah Lain Gimana Nasibnya

By Kamis, 08 Desember 2022 | 12:00
Ilustrasi antre di jalur Pertalite di SPBU Pertamina (Istimewa via Wartakotalive.com)

MOTOR Plus-online.com - Seperti diketahui BBM Pertalite dan Solar paling banyak diminati dan ada kuotanya.

BBM Pertalite dan Solar langka Pertamina ungkap kuota habis terjadi di Bali daerah lain gimana nasibnya apakah aman.

Akibat kelangkaan Pertalite dan Solar di Bali menyebabkan antri konsumen sampai ke jalanan utama.

Antrean yang mengular tersebut menyebabkan macet tak terelakan sampai jalanan utama.

Adapun jalanan utama di Bali seperti Jl. Tjok Agung Tresna, Teuku Umar Barat, Raya Mengwi, Gatot Subroto, dan lainnya terimbas antrean.

Mengenai kelangkaan tersebut, pihak Pertamina dikonfirmasi oleh Tribun Bali Selasa 6 Desember 2022.

Cholishon Liwajhillah selaku Pjs. Area Manager Commrel & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus mengatakan antrean di beberapa SPBU Bali terjadi karena kuota di SPBU daerah tersebut sudah habis.

"Ada regulasi yang mengatur kuota ini. Pertamina menyalurkan sesuai dengan aturan kuota yang ditetapkan oleh BPH Migas," jelas Cholishon Liwajhillah kepada Tribun- Bali.com pada Selasa 6 Desember 2022.

Baca Juga: Siap-siap Mulai Bulan Depan Isi Solar Wajib Scan Aplikasi MyPertamina, Termasuk Beli Pertalite?

Baca Juga: Gawat, BBM Jenis Pertalite Langka di Beberapa SPBU di Bali, Ini Kata Pertamina

Antrean di salah satu SPBU di Bali (TRIBUN-BALI.COM / I Putu Darmendra)

Saat dimintai keterangan lebih lanjut untuk penyaluran solar, Pertamina melakukan normalisasi supply ke SPBU sembari menunggu arahan lebih lanjut dari BPH Migas terkait penambahan kuota.

"Saat ini Pertamina terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan kepolisian serta SPBU agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal, serta melakukan tindakan yang diperlukan untuk memaksimalkan penyaluran ke konsumen lebih selektif dengan melakukan upaya pengalihan kuota antara kabupaten/kota di Bali, sehingga distribusi merata," tambah Cholishon Liwajhillah.