MOTOR Plus-online.com - Seorang driver ojek online (ojol) di Tangerang curhat, narik pakai motor listrik pendapatannya cuma cukup untuk bayar sewa.
Driver ojol bernama Angga (23) itu mengaku menggunakan motor listrik karena terpaksa.
Angga tidak punya pilihan lain selain menggunakan motor listrik, karena dirinya tidak memiliki motor.
Angga mengaku sudah menjadi driver ojol sejak 2018, tetapi baru sekitar 18 bulan menggunakan motor listrik.
"Terpaksa karena enggak ada kendaraan lain. Kendaraan sebelumnya ditarik leasing, waktu itu lagi pandemi, lagi sepi-sepinya orderan. Akhirnya ditawarin pakai ini," kata Angga dikutip dari Kompas.com.
"Rata-rata yang ambil motor listrik karena enggak punya motor buat narik," sambungnya.
Angga menggunakan motor listrik usai mendapat tawaran dari perusahaan mitra penyedia aplikasi ojol.
Tanpa berpikir panjang, Angga langsung menerima tawaran itu karena tidak memiliki kendaraan untuk bekerja.
Baca Juga: Keluh Kesah Driver Ojol Pakai Motor Listrik, Pemasukan Cuma Buat Bayar Sewa Motor
Namun, biaya sewa motor listrik sebesar Rp 50 ribu per hari cukup memberatkan baginya karena penghasilannya setiap hari tidak selalu banyak.
Terlebih, Angga hanya mengambil order pengantaran makanan dan paket, tidak mengantar penumpang.
"Syarat sewanya sehari Rp 50 ribu, dipotong dari saldo di aplikasi. Kalau lagi parah, cuma enam orderan, cukup buat sewa doang. Narik enggak narik, segitu (biaya sewa motor listriknya)," ucap Angga.
Angga menambahkan, dirinya tidak berani mengambil order antar-jemput penumpang karena hal itu berpengaruh pada semakin borosnya pemakaian baterai.