MOTOR Plus-online.com - Gubernur Papua, Lukas Enembe ditangkap KPK, pernah bangga sama pembalap road race asal Papua. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Lukas Enember di Kota Jayapura, Papua hari ini, Selasa (10/1/2023).
Dikutip dari Kompas.com, kabar Lukas Enembe ditangkap KPK dibenarkan Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri.
"Benar tadi (Lukas Enembe) dibawa ke Brimob," kata Fakhiri.
Massa pendukung Lukas Enembe pun mendatangi Mako Brimob sambil membawa senjata tajam.
Dari Mako Brimob, Gubernur Papua itu langsung dibawa ke Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura.
"Sudah dibawa ke bandara," lanjutnya.
Di samping kasus yang menjeratnya, Gubernur Papua Lukas Enembe pernah mengaku bangga dengan pembalap road race asal Papua.
Hal itu ditunjukkan Lukas Enembe setelah para pembalap Papua menyabet tiga dari empat medali emas dan dua perunggu dalam cabang olahraga (cabor) road race di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021.
Foto ilustrasi. Gubernur Papua Lukas Enembe ditangkap KPK (Papua.go.id)
Baca Juga: Gubernur Papua Lukas Enembe Jadi Tersangka, Pernah Kasih Penghargaan Buat Juara Balap Motor
Lukas Enembe sendiri mengalungkan semua medali emas PON XX 2021 kepada para pembalap road race di Sirkuit Balap Motor Tanah Miring, Merauke.
"Pak Gubernur merasa bangga atas raihan para atlet Papua di cabor road race ini. Menurutnya, perolehan tiga medali emas juga berkat doa bersama dan merupakan karunia dari Tuhan Yang Maha Esa sehingga Papua bisa berprestasi," kata juru bicara Gubernur Papua Muhammad Rifai Darus dikutip dari Kompas.com, Kamis (7/10/2021).
Adapun ketiga medali emas yang diraih itu disumbangkan oleh Boy Arby Febri dan Gupita Kresna di kelas modifikasi beregu 150 cc, Ahwin Sanjaya kelas modifikasi perorangan, dan Fahmi Basam yang turun di kelas standar perorangan.