Meski begitu, model mid drive ke CVT ini ada kerugiannya jugga.
"Ada kerugian berupa gesekan, jadi slipnya ada," lanjut Tomy.
Kelebihan dan kekurangan mid drive ke rantai yang dijelaskan Hendro juga berlaku untuk mid drive ke CVT.
4. Mid Drive ke v-belt
Motor listrik Gesits G1 pakai model mid drive ke v-belt. (Farhan/GridOto.com)
Mid drive ke v-belt juga dapat dilakukan, sehingga konversi motor listrik menyerupai Yamaha E01 atau Gesits G1.
Tomy menjelaskan, untuk tahap selanjutnya BRT akan mendesain v-belt atau drive belt sebagai penyalur daya menggantikan sistem CVT.
"Rencananya untuk generasi kedua CVT kita akan seperti Yamaha E01, jadi depan dan belakang pakai v-belt tapi bentuknya gigi," kata Tomy.
"Itu hasilnya jauh lebih bagus dibandingkan CVT yang sekarang dan rantai, jadi fungsinya seperti rantai tapi lebih hening," pungkasnya.
Nah itu dia 4 cara konversi motor listrik yang bisa bikers pilih, jangan lupa sesuaikan budget.