Karena mengusung gaya lowrider, bagian garpu suspensi depan diganti model teleskopik namun dibuat pendek agar terkesan ceper.
Kaki-kakinya menjadi menu utama di modifikasi Honda Grom ini, sepasang pelek alumunium CNC bertapak lebar jadi pilihan.
Kaki-kaki gambot dengan pelek alumunium lebar. Pengereman pakai master rem Frando. ( Phu Tuan Phuong )
Agar semakin tampak lebar dan gambot, digunakan ban berukuran 120/70 - 12 di depan dan 140/70 - 12 di belakang.
Pengereman roda depan pun juga diupgrade dengan kaliper rem Frando 2P yang menjepit rem cakram floating aftermarket ditambah selang rem HEL.
Bagian belakang pakai swing arm custom biar terkesan ala lowrider. ( Phu Tuan Phuong )
Demi menunjang kesan lowrider, swing arm belakang juga menggunakan model custom yang lebih panjang.
Swing arm tersebut bekerja dengan sokbreker Ohlins dengan sub-tank terpisah.
Sokbreker Ohlins dengan sub-tank terpisah membantu kerja swing arm custom. ( Phu Tuan Phuong )
Pengereman untuk roda belakang menggunakan master rem Brembo serta kaliper rem Frando 2P dan cakram floating aftermarket mirip di roda depan.
Knalpot pakai Yoshimura Carbon, pelek belakang gak kalah lebar. Rem cakram belakang juga dibuat makin maksimal. ( Phu Tuan Phuong )
Baca Juga: Modifikasi Motor Honda GROM 125 Ala Gundam, Bukan Garang Malah Lucu
Di area mesin, terpasang pernak-pernik berupa engine cap dan baut-baut dari Takegawa.