Mario Dandy Satrio dikenal sering pamer harta, mobil mewah Wrangler Rubicon sampai moge Harley-Davidson. (Kolase TikTok.com/mariodandys)
Deretan barang mewah tersebut membuat pemerintah mencium adanya kecurangan dalam pengumpulan harta yang dilakukan Rafael selama ini.
Mahfud MD bahkan memperkirakan, mayoritas harta yang dimiliki Rafael didapatkan secara tidak sah.
Sebab, harta Rafael dinilai tak cocok dengan jabatan terakhirnya sebagai Kepala Bagian Umum Direktorat Jenderal Pajak Kantor Wilayah Jakarta Selatan II.
"Saya punya suratnya dari Kejaksaan Agung pada 2012 dan dari PPATK sebenarnya 2013, berdasarkan surat yang dibuat 2012 dari Kejagung. Kemudian, 2013 sudah berkirim surat ke KPK tentang adanya beberapa hal yang diduga pencucian uang dan proses didapat yang tidak sah dari saudara Rafael Alun," kata Mahfud usai menjenguk D di Rumah Sakit Mayapada, Selasa (28/2/2023).
Baca Juga: Mario Dandy Satrio Pernah Ditegur Gegara Ngebut Pakai Moge di Jalan Kampung, Jawabannya Bikin Kaget
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) membenarkan telah mengirim laporan soal dugaan transaksi ganjil dan mencurigakan Rafael kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan, pihaknya telah menyerahkan hasil analisis terkait transaksi ganjil Rafael ke KPK jauh sebelum kasus penganiayaan yang dilakukan Mario mencuat.
"Iya, kami sudah serahkan hasil analisis ke penyidik sejak lama, jauh sebelum ada kasus terakhir ini," kata Ivan, Jumat (24/2/2023).
Ivan menyebutkan, berdasarkan temuan pihaknya saat itu, harta kekayaan Rafael tidak sesuai dengan profil yang bersangkutan.
PPATK menduga Rafael memerintahkan orang untuk membuka rekening dan melakukan transaksi.
"Signifikan tidak sesuai profil yang bersangkutan dan menggunakan pihak-pihak yang patut diduga sebagai nominee atau perantaranya," sebut Ivan. "Nyuruh orang buka rekening dan transaksi," lanjut Ivan.
Tidak wajarnya harta yang dimiliki Rafael akhirnya direspons oleh KPK. KPK berencana memanggil langsung ayah Mario pada Rabu (1/3/2023) ini.