3. Hologram 'Original'
Ada tulisan 'Original' yang harus dibaca dengan kemiringan 45 derajat.
"Tulisan 'Original' ada di kakinya P, cara bacanya dimiringkan," ungkap Brahma.
"Memang bacanya harus miring, kalau terlalu jelas terbaca jangan-jangan diukir," sambungnya.
"Kalau terbaca tanpa harus dimiringkan, ada indikasi palsu," tambahnya.
Hologram 'Original' hanya bisa dibaca dalam posisi miring. (Nurul/GridOto)
4. QR Code
Setiap botol punya nomor QR Code yang berbeda, bila ada nomor QR Code sama bisa jadi oli palsu.
Baca Juga: Oli Palsu dari Berbagai Merek Jadi Masalah Serius, Begini Komentar Aspelindo
"Kalau di-scan seharusnya muncul nomor batch yang sama dengan di botol oli," ungkap Brahma.
Namun saat dicoba scan langsung muncul nama produknya saja.
Menurut Brahma, QR Code di botol oli Pertamina masih dalam pengembangan.
QR Code di label botol oli. (Ardhana Adwitiya/MOTOR Plus-online)