Namun saat itu belum dijual, dan hanya dipakai dealer serta beberapa driver ojek online untuk mencari data.
Soalnya Honda mencari ramuan spesifikasi terbaik, yang dibutuhkan pengguna motor di Indonesia.
Barulah di Honda EM1 E:, jadi motor listrik yang dijual bebas, dimulai di Jepang, Eropa dan sekarang Indonesia.
Baterai Honda EM1 e (Isal/GridOto.com )
"Motor ini kami persembahkan bagi masyarakat Indonesia, yang menantikan motor listrik berkualitas tinggi yang memberikan keamanan, kenyamanan, dan kesenangan saat mengendarainya," terang Susumu Mitsuishi, President Director AHM.
Selain itu, AHM juga menyediakan pilihan charging baterainya, yang jadi prioritas saat memilih motor listrik.
Yaitu metode charger sendiri dengan harga charger Rp 5-6 juta, atau metode swap seperti Honda PCX Electric.
Model baterai bernama Honda Mobile Power Pack e: (MPP e:) ini speknya Lithium-ion, dengan voltase Baterai 50,26 V, berkapasitas 26,1 ah.
Baca Juga: Meluncur di GIIAS 2023, Segini Cicilan Terendah Motor Listrik Honda EM1 e
Baterai dengan bobot 10,3 kg ini, butuh waktu 6 jam untuk full charger 100 persen lalu 25-75 persen cukup 2,7 jam.
"Perusahaan juga menyiapkan dukungan ekosistem motor listrik Honda dari hulu hingga hilir. Harapannya dapat mendukung upaya pemerintah, dalam mengakselerasi pertumbuhan kendaraan listrik untuk masyarakat sekaligus memajukan industri motor di Indonesia," jelas Thomas Wijaya, Executive Vice President Director AHM.
Klaimnya jarak tempuhnya 41,1 km, dengan kecepatan maksimal 45 km/jam.
Terlihat pelan sih, mengingat tenaga maksimal motor listriknya cuma 1,7 kW.