Rangka eSAF menggunakan proses produksi mutakhir, yaitu proses press dan laser welding.
Strukturnya dibuat supaya motor lebih ringan, lincah, dan nyaman dikendarai.
Bobotnya lebih ringan, dimana rangka eSAF Genio 11 kg, sedangkan pembandingnya yaitu BeAT Pop punya berat rangka 15 kg.
Sasis eSAF banyak dipakai di motor matic Honda (Niko)
Biar lebih ringan, rangka eSAF diklaim tetap kuat karena terbuat dari pelat baja.
Berbeda dari rangka motor matic Honda lain, yang bahannya pakai pipa besi.
Netizen sendiri penasaran, bukan hanya kekuatan rangka namun daya tahan soal karat.
Makanya rangka motor, biasanya waktu diproduksi langsung disemprot anti karat seperti Flintkote.
"Kalau di rangka yang sedang ramai ini saya tidak tahu dilapisi antikarat atau tidak. Tapi rangka yang tidak dilapisi antikarat memang lebih rawan keropos," tutup Hendra.