Find Us On Social Media :

Bukan Cuma Sasis atau Rangka eSAF yang Bermasalah, Honda Juga Pernah Bikin Sasis Jelek di MotoGP

By , Minggu, 27 Agustus 2023 | 15:15
Motor MotoGP Honda RC212V mengalami masalah sasis jelek yang bikin ridernya sering crash (wikimedia)

Honda sendiri terseok-seok bersama Yamaha untuk mengejar Stoner, pada pertengahan musim kepala tim HRC saat itu Sataru Horiike mengakui mereka melakukan kesalahan dalam mengembangkan motor.

Terutama pada area sasis dimana motor menjadi sangat sulit dikendalikan dan sering mengalami chatter.

Juara bertahan Nicky Hayden hanya bisa meraih tiga podium ketiga musim itu dan duduk di posisi tujuh klasemen.

Dani Pedorsa masih lebih baik, ia meraih dua kemenangan dan akhirnya finish di posisi runner-up.

Masalah sasis di Honda RC212V musim 2007 disinyalir Honda ingin motornya lebih gesit di tikungan, makanya mereka membuat sasis yang lebih rigid atau lebih kaku dari generasi sebelumnya.

Marco Melandri tahun 2007 kesal dengan Honda RC212V lalu cabut ke Ducati tahun 2008 (MCN)

Tapi kenyataannya sasis yang dihasilkan untuk Honda RC212V spek tahun 2007 terlalu kaku dan akhirnya banyak mengakibatkan getaran, efeknya rider gampang crash atau tersungkur.

"Masalah utama sasis ini adalah sangat sulit dikendalikan ketika masuk tikungan, selain itu getarannya sangat parah," ujar Marco Melandri yang saat itu membelah Honda Gresini.

Performa Melandri musim itu tergolong lumayan dengan catatan tiga podium, tapi karena tidak puas Melandri langsung gabung ke Ducati pada tahun 2008.

Nicky Hayden yang ada di tim Repsol Honda mengakui cukup banyak sasis yang diupdate oleh Honda selama musim 2007.

"Masalahnya adalah sasis ini terlalu kaku dan saya tidak suka itu, selain bergetar motor ini kurang dapat traksi," tegasnya.

Butuh waktu cukup lama bagi Honda untuk bisa tampil bagus bersama Honda RC212V ini.

Mulai dari merevisi wheelbase, mengganti suspensi dari Showa ke Ohlins sampai upgrade mesin.