Find Us On Social Media :

Oli Terlalu Encer atau Terlalu Kental Jelek Untuk Mesin Motor

By , Rabu, 06 Mei 2026 | 10:38
Ilustrasi oli terlalu kental dan terlalu encer. (Dok. MOTOR Plus)

MOTOR Plus-online.com - Pemotor harus tahu macam-macam kekentalan oli.

Kekentalan pelumas bisa dilihat dari nomor viskositas atau SAE yang tertera di botol kemasan.

Adapun nilai SAE 0W-20 bisa disebut encer, sedangkan kental biasanya di angka 20W-40.

Pabrikan motor sendiri telah memberi rekomendasi pelumas di dalam buku panduan servis.

Jika nekat pakai oli terlalu encer atau terlalu kental dari anjuran, bisa berimbas ke performa mesin.

Hal itu dijelaskan Tri Yuswidjajanto Zaenuri, dosen Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) Institut Teknologi Bandung (ITB).

"Pakai terlalu encer akan terjadi gesekan & keausan besar," ujar Yuswidjajanto saat dihubungi MOTOR Plus-online, Kamis (14/12/2023).

Oli encer memberikan lapisan film tipis pada permukaan komponen mesin, sehingga ada kemungkinan gesekannya meningkat.

Saat gesekan antar komponen meningkat, keausan bisa terjadi lebih cepat, dan suhu mesin bisa lebih panas.

"Lalu kalau terlalu kental dapat menimbulkan hambatan besar, alhasil tarikan berat & boros BBM," sambung Yus, sapaan akrabnya.

Sebenarnya ketika motor menyala, pelumas ikut bergesekan dengan komponen mesin.

Jadi saat pakai oli yang lebih kental, otomatis tenaga mesin juga akan terkuras saat bergesekan dengan pelumas.

Dengan begitu, tenaga yang dihasilkan mesin menjadi tidak maksimal dan kurang efisien, serta lebih boros bensin.