Dibandingkan oli kental, menurut Yus oli encer lebih parah merusak mesin.
"Terlalu encer karena merusak mesin," tambahnya.
SAE20W-40 disebut oli kental (Facebook Darma Aditya)
Meski begitu, Yus memperbolehkan oli terlalu kental digunakan di motor lama atau yang sudah berumur.
"Sejalan dengan pemakaian motor, kekentalan oli akan bertambah," lanjut ahli motor bakar ITB itu.
Motor lama diperbolehkan pakai oli kental karena celah atau clearance antara komponen mesin lebih renggang dibandingkan motor baru.
Nah, saat mengganti pelumas dianjurkan ikuti spesifikasi dari pabrikan, jangan pakai yang lebih encer atau lebih kental bro.