Find Us On Social Media :

Cara Baca Spesifikasi Baterai Motor Listrik Harus Tahu Artinya Sebenarnya

By , Selasa, 16 Januari 2024 | 21:00
Ilustrasi baterai motor listrik. (Galih Setiadi/MOTOR Plus-online)

MOTOR Plus-online.com - Banyak yang belum tahu cara baca spesifikasi baterai motor listrik.

Kotak penyimpan daya itu sering kali kurang diperhatikan saat membeli motor anti-bensin.

Padahal baterai dapat mempengaruhi banyak hal, mulai dari harga, jarak tempuh, sampai bobot kendaraan.

Pada baterai, tertulis spesifikasi berupa tegangan dan arus.

Biasanya ditulis bersebelahan, contoh 72V 20Ah.

Abdullah, owner bengkel Dolland Motor Electric bilang, V menunjukkan Voltase atau tegangan.

Sementara Ah adalah Ampere hour atau berapa arus yang disetrum baterai ke motor penggerak setiap jam.

"Volt itu tegangan, kalau Ampere hour itu arus yang bisa dihabiskan dalam hitungan jam," buka Abdullah kepada MOTOR Plus-online, Selasa (16/1/2024).

Baca Juga: Mengenal Istilah IP67 dan IP68 yang Suka Tercantum di Spesifikasi Motor Listrik

"Kalau dikalikan dapet kWh," sambung pria yang buka bengkel motor listrik di Jalan Curug, Jaticempaka, Pondok Gede, Kota Bekasi ini.

"Misal baterai tertulis 72V 20Ah, berarti (kalau dikali jadi) 1,4 kWh atau 1.400 Watt hour," lanjutnya.

"Artinya 1,4 kWh bisa dihabiskan dalam 1 jam," tambah Abdul, sapaan akrabnya.

"Nah kalau kontroller minta arus 20 Ampere dan motor dijalankan secara konstan, maka daya baterai akan habis selama satu jam," sambung dia.