Kemudian tim mengidentifikasi penyebab kebocoran tersebut adalah pengencangan mur minyak rem yang tidak lengkap pada modul ABS.
Penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan bahwa seorang karyawan di lini produksi belum mengikuti proses pengetatan standar untuk mur ini.
Misal pengencangan mur menggunakan kunci torsi harus menjalani tiga tahap, namun karyawan ini hanya satu tahap.
Hal ini berpotensi mengakibatkan cengkraman mur tidak sesuai standar perhitungan, sehingga dapat mengakibatkan kebocoran minyak rem.