Find Us On Social Media :

Cara Pakai QR Code MyPertamina Agar Pemudik Tidak Ditolak Isi Pertalite

By , Rabu, 10 April 2024 | 18:15
Ilustrasi beli BBM Pertalite di SPBU Pertamina (kiri) dan QR Code aplikasi MyPertamina (kanan). (Kolase MOTOR Plus-online/ A. Ridho dan KOMPAS)

MOTOR Plus-online.com - Pemudik pada kaget harus siapkan QR Code MyPertamina saat mengisi BBM Pertalite.

Hal itu dicertakan Yudi, salah satu pemudik yang ingin mengisi bensin di SPBU Pertamina daerah Bengkulu.

"Saya pemudik asal Sumatera Selatan, Palembang, bawa mobil saat akan isi Pertalite di sejumlah SPBU di Kota Bengkulu kami tak bisa isi pertalite karena harus menggunakan barcode," ujar Yudi dikutip dari kompas.com, Selasa (9/4/2024).

"Selama ini di Palembang tidak pernah diminta barcode," sambungnya.

Sutan, pemudik asal Jakarta juga mengatakan hal serupa.

Ia mengaku mengantre cukup lama di salah satu SPBU di Kota Bengkulu.

Saat tiba giliran mobilnya, ia tak dapat Pertalite karena tidak memiliki barcode MyPertamina.

"Selama ini di Jakarta kami tidak pernah dimintai barcode untuk isi Pertalite, tapi di Bengkulu malah diminta barcode," ungkap Sutan.

Baca Juga: Para Pemudik Kesulitan Dapat Pertalite di Bengkulu, Barcode MyPertamina Jadi Sorotan

"Begitu juga sepanjang perjalanan mudik lewat Lampung, Palembang, Lubuklinggau, kami tidak diminta barcode, namun di Bengkulu pakai, ini sungguh aneh," jelasnya.

Sebenarnya kebijakan menggunakan QR Code untuk Pertalite berlaku di Bengkulu sejak 6 Februari 2023.

Penggunaan kode khusus ini diterapkan agar penyaluran BBM subsidi tepat sasaran.

Humas Pertamina Patra Niaga Sumbagsel, Haris Anza mengatakan, kebijakan pembelian BBM subsidi menggunakan QR Code berlaku sejak September 2023.