Saat itu, sekitar pukul 07.00 Wita, Haeril mengisi mobil Toyota Yaris miliknya dengan Pertalite di SPBU Togo yang berada di Kecamatan Wasuponda, Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Kemudian, tidak lama berselang, kendaraannya mogok.
Setelah korban memeriksa mobilnya, ternyata di dalam tangki ditemukan Pertalite tercampur dengan air.
Ia pun langsung melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polres Luwu Utara.
Kanit Tipidter Polres Luwu Timur, Ipda Muh Mubin, membenarkan laporan itu.
Ia mengatakan, pihaknya langsung memeriksa SPBU Togo, Kecamatan Wasuponda, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Kasi Humas Polres Luwu Timur, Bripka Muh Taufik, mengatakan Unit Tipidter telah mengecek SPBU Togo.
Baca Juga: Pembatasan Pertalite Sudah Dimulai di SPBU Pertamina Ini Diganti BBM Baru RON Lebih Tinggi
Pengecekan dipimpin langsung Kanit Tipidter, Ipda Muh Mubin, bersama beberapa anggota dari unit ini.
"Telah dilakukan pengecekan dan pengambilan sampel BBM jenis Pertalite di SPBU Togo diduga telah bercampur air," kata Bripka Taufik.
Polisi juga melakukan pengecekan langsung BBM jenis Pertalite di SPBU Togo.
"Pertalite ditaruh ke dalam botol kaca, benar ditemukan BBM jenis Pertalite telah tercampur air," kata Bripka Taufik.
Polisi akan melakukan tindak lanjut penyelidikan terkait temuan Pertalite bercampur air di SPBU ini.