Artinya selisih harga Rp 3.900 karena Pertalite dijual Rp 10.000 per liter.
Belum semua SPBU Pertamina menjual bensin baru yang ada kandungan saripati tebu dan diklaim lebih ramah lingkungan dibanding Pertalite.
Namun dari beberapa informasi memang Pertalite akan dihapus karena tidak sesuai dengan Kampanye Langit Biru yang digaungkan Pertamina.
Pertalite juga dinilai sudah tidak layak pakai karena polusi yang ditimbulkan.
Pertamax Green 95 akan menggantikan Pertalite jika dihapus, harganya lebih mahal Rp 3.900 per liter. (Pradana)
Sementara itu Coorporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting menjelaskan di beberapa SPBU Pertamina memang sudah tidak menjual Pertalite.
Walaupun belum masif namun menurutnya penjualan Pertalite masih tersedia di beberapa SPBU Pertamina.
Pertamina sendiri juga masih menyalurkan bensin paling murah ini ke beberapa wilayah.
Baca Juga: Pertalite Jadi Dihapus atau Tidak Tahun Ini Pertamina Malah Fokus Jualan Bensin Baru RON 95
"Masih banyak yang menjual BBM subsidi Pertalite di SPBU Pertamina walaupun ada beberapa SPBU Pertamina yang tidak lagi menjual BBM subsidi ini. Kami pastikan kalau BBM subsidi tetap tersedia," ujarnya dalam keterangan resmi (28/4/2024) kemarin.
Irto menambahkan bahwa Pertalite sebagai Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBBKP) masih akan dijual.
"Pertalite masih disalurkan sebagai BBM JBKP (Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan)," ujar Irto dikutip dari Kompas.com, beberapa waktu lalu.
Nantinya, apabila Pertalite benar-benar dihapus, BBM penggantinya adalah Pertamax Green 92.