Secara teknis, bebek Bahan Bakar Gas (BBG) ini sudah sesuai pasar Indonesia.
Pemerintah sepertinya kudu kasih dukungan total, terutama sosialisasi ke bikers Tanah Air soal motor hybrid.
“Kita sudah coba crash test. Motor jatuh saat kecepatan 60 km/jam. Setelah dicek enggak ada kebocoran sedikitpun,” pasti Iwa Adidharma, Chief Engineer Product Development Division, PT IKM.
Kanzen Hybrid memanfaatkan basis mesin dan rangka Kanzen Taurus Ultima.
Kanzen Hybrid menggunakan tabung gas 3 kg yang posisinya di bawah jok. (MOTOR Plus)
Bedanya ada bagian yang diperkuat karena dijadikan tempat tabung gas.
Rangka yang menahan gerakan dan goncangan gas diperkuat supaya tetap aman.
“Jadi, mudah-mudahan enggak ada masalah seandainya diproduksi massal,” ungkap Iwa.
Baca Juga: Baru Tahu Cara Kerja Fuel Water Hybrid Rancangan STTD di Honda BeAT, Bisa Hemat Bensin 50 Persen
Paten sudah didaftarkan PT IKM untuk Kanzen Hybrid.
Sudah tujuh paten dimiliki Hybrid dan lima paten desain industri beberapa komponen Hybrid.
Artinya, Indonesia sudah punya produk asli motor ramah lingkungan.
Enggak perlu ngambil atau mencontoh mentah-mentah dari luar negeri.