Find Us On Social Media :

Profil Kanit Reskrim Polsek Palmerah AKP Roni S.Ag, Marak Kasus Curanmor Pabrikan Motor Ikut Tanggung Jawab

By Sabtu, 01 Juni 2024 | 11:14
Kanit Reskrim Polsek Palmerah, AKP Roni S.Ag SH meminta pabrikan motor memperhatikan fitur keamanan dari pelaku curanmor. (MOTOR Plus/ A. Ridho)

Keberhasilan pengungkapan kasus curanmor ini tidak lepas dari peran Kanit Reskrim AKP Roni S.Ag.

Ditemui MOTOR Plus di Polsek Palmerah, polisi bernama lengkap Bahroni ini menjelaskan kalau motor Honda BeAT jadi favorit maling.

Alasan motor matic Honda itu jadi sasaran karena lebih mudah dijual dan gampang dibongkar kunci kontaknya.

"Honda BeAT mendominasi kasus pencurian. Motor ini paling sering hilang dicuri karena mudah dijual dan kuncinya gampang dijebol," ujarnya kepada MOTOR Plus, Kamis (30/5/2024).

Lelaki kelahiran Yogyakarta ini mengaku bukan cuma Honda BeAT, ada motor matic lain yang sering hilang dari parkiran.

AKP Roni S.Ag menunjukkan beberapa barang bukti motor matic hasil curian. (MOTOR Plus/ A. Ridho)

"Selain BeAT ada Vario 125 dan Yamaha Mio Series. Saya menghimbau kepada masyarakat agar sayang pada kendaraannya. Saat parkir usahakan pakai kunci pengaman tambahan seperti gembok atau pasang alarm," tambahnya.

Ketiga pelaku yang berhasil diamankan menurut AKP Roni, mereka memiliki hitungan waktu dalam menjalankan aksinya.

"Untuk memetik satu motor dibutuhkan waktu cuma 5-10 detik. Kalau maling profesional waktunya jadi makin cepat lagi. Jadi waktu menentukan keberhasilan proses pencurian motor, kalau lebih dari waktu tersebut biasanya pelaku akan pergi," bebernya lagi.

Baca Juga: Ramai Rencana Honda Siap Luncurkan BeAT Generasi Terbaru, Kapasitas Mesin Lebih Besar Ada Anti Maling?

Sosok Kanit Reskrim ramah ini juga turut menyentil APM atau pabrikan motor agar ikut bertanggung jawab.

Pasalnya kunci kontak motor matic Honda BeAT, Vario sampai Mio masih model lama yang rentan dibobol pelaku curanmor.

"Maraknya kasus curanmor pabrikan motor juga harus ikut tanggung jawab. Mereka harus memperhatikan faktor keamanan dengan menambahkan kunci pengaman khusus atau keyless yang membuat maling kesulitan. Kalau masih pakai kunci model lama ya pasti kasus curanmor akan terus berulang," imbuhnya.