Makanya saat mode digeser ke 3 dengan memencet tombol Shift di saklar kiri, mesin terasa meraung.
Efeknya mirip roller CVT lebih ringan, dimana putaran mesin cepat naik saat akselerasi.
Dengan adanya Y-Shift, pastinya membantu akselerasi saat menyalip dan menanjak.
Namun efek lainnya, adalah efek deselerasi atau penurunan kecepatan, kok bisa.
Fitur Y-Shift dan Riding Mode di Yamaha NMAX Turbo (Reyhan Firdaus / Motorplus)
Yup, saat tombol Shift dipencet untuk masuk mode 1, mesin terasa meraung seperti efek engine brake motor transmisi manual.
Makin terasa saat masuk mode 2 dan 3, deselerasi lebih kuat dan kecepatan lebih tertahan.
Adanya deselerasi ini, membuat Yamaha NMAX Turbo bisa diatur agar tidak mudah nyelonong nih.
Baik saat masuk tikungan, ataupun saat turunan karena kecepatan bisa dikontrol, oke buat touring kan?
Makanya, para media termasuk Motorplus langsung penasaran, bagaimana rasanya Yamaha NMAX Turbo diajak touring.
Baca Juga: Yamaha NMAX Turbo Punya Tombol Saklar Lebih Banyak dari Motor MotoGP, Cek Apa Saja Fungsinya
Karena banyak fitur penting lain yang bisa dites, misalnya kontrol traksi TCS dan rem ABS dual-channel.
Begitu pula lampu depan baru, yang model LED Projector ganda, agar cahayanya terang dan sorotannya fokus.