Find Us On Social Media :

Lanjutan Kasus SPBU Pertamina Curang di Cibubur Beli Pertalite Rp 150 Ribu Diisi Rp 100 Ribu

By Jumat, 28 Juni 2024 | 16:39
SPBU Pertamina di Cibubur berlaku curang terhadap konsumen, beli Pertalite Rp 150 ribu diisi cuma Rp 100 ribu begini kelanjutannya. ((X/@Heraloebss))

“Kemudian staf yang sama Mas Dedi ngomong ‘ya udah lah kak ini cuma Rp 50.000 doang, receh dipermasalahin’,” ungkapnya.

Menurut Ririn, kata-kata seperti itu terlalu menyepelekan pelanggan hingga terjadi cekcok antara mereka. Karena ada cekcok, seorang petugas Pertamina berseragam hitam kemudian datang dan menyarankan untuk mengecek CCTV.

Usai menunggu selama satu jam, ternyata di CCTV memang terlihat Ririn menyerahkan uang Rp 150.000 dan petugas atas nama Sabda serta pengawas meminta maaf atas kejadian tersebut.

Mereka juga berniat untuk mengembalikan kekurangan uang tersebut dari uang hasil tip dengan pecahan kecil yang didapatkan hari itu.

Baca Juga: Fakta Pertalite Dihapus Terlihat dari Bensin Jenis Baru Mulai Banyak Dijual di SPBU Pertamina

“Terus mereka ngelihatin dompetnya, terus saya bilang ‘mas nggak papa mas, yang penting masnya sudah jujur, cuma saya nggak suka aja Mas Dedi ngomong kayak gitu karena kata-kata kayak gitu nggak pantes buat konsumen’,” terang Ririn.

Namun, dirinya merasa kecewa dengan pihak Pertamina yang mengatakan bahwa petugas hanya menerima Rp 100.000.

“Sedangkan malam itu sudah jelas-jelas Mas Sabda bilang ke saya kalau dia menerima Rp 150.000,” imbuhnya.

Ia juga menyesali pernyataan Pertamina yang mengeklaim bahwa dirinya sudah bertemu dengan pihak SPBU, padahal pertemuan tersebut tidak terjadi.

Terlepas kejadian tersebut, Ririn menyampaikan bahwa kasus ini sudah selesai dan tidak ingin memperpanjangnya lagi.

Penjabat Sementara (Pjs) Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Barat, Muslim Dharmawan membenarkan kejadian adanya cekcok di SPBU tersebut.

Muslim mengatakan pada saat itu, konsumen dan pihak SPBU telah bertemu untuk menyelesaikan kesalahpahaman tersebut.

“Berdasarkan hasil penelusuran informasi, operator menerima uang sebesar Rp.100.000 dari konsumen dan sudah melakukan konfirmasi jumlah pengisian sebelum mengisi BBM ke kendaraan,” kata dia saat dihubungi (24/6/2024).