Find Us On Social Media :

Babak Baru Tewasnya Bocah Afif Maulana Oknum Polisi Mengaku Tendang Korban Saat Naik Motor

By , Jumat, 05 Juli 2024 | 11:40
Babak Baru Tewasnya Bocah Afif Maulana Polisi Mengaku Tendang Korban Saat Naik Motor (Tribunnewsbogor.com)

"Dilakukan pengejaran, kencang, yang paling belakang adalah motor Adit membonceng Afif, oleh tim pengejar diserempet, ditendang kakinya, jatuh, dua-duanya terguling-guling," kata Aryanto Sutadi.

Aditya bahkan sampai mengalami luka lecet-lecet menurutnya.

"Sehingga lecet-lecet," katanya.

Setelah terjatuh dari motor karena ditendang polisi, menurut Aryanto Sutadi, Afif Maulana lari ke Jembatan Kuranji.

"Datang tim penyapu, ketika terguling-guling Afif lari ke jembatan ngomong sama Adit, 'bang kita lompat aja'. Dicegah oleh Adit, 'jangan, jangan lompat'," katanya.

Aditya kemudian berbalik badan mencari handphone yang jatuh.

"Kemudian Adit balik (badan) nyari HP, HP dia gak ada. Ketika balik (badan) gini terus dia ditangkap oleh tim penyapu di belakangnya," kata Aryanto Sutadi.

Saat berbalik badan, kata Aryanto, Aditya tak lagi melihat Afif Maulana.

"Kemudian melihat Afif gak ada. Dia bilang sama yang menangkap, 'pak teman saya lompat'. Polisi yang diajak ngomong itu, 'ah itu tinggi', gak dihirauikan sama polisi," katanya.

Aditya bersama 17 atau 18 orang lainnya kemudian dibawa ke Mapolsek Kuranji.

Di sana menurut Aryanto Sutadi, Aditya dan yang lainnya mengalami penyiksaan oleh tim Sabhara Polda Sumbar.

"Adit bersama 17 yang tawuran dibawa ke polsek. di situlah terjadi anak-anak Sabhara yang muda-muda itu main pukul, ditendang suruh jalan jongkok, itu memang terjadi," kata Aryanto Sutadi.

Ia mengatakan dari hasil pemeriksaan handphone, ditemukan bahwa Aditya dan kawan-kawannya memang berencana melakukan tawuran.