Teknologi baru yang disematkan pada mesin skutik yang dibanderol mulai Rp 32.700.000 ini jauh lebih aman dan oli tidak mudah menguap.
Hal ini dikatakan langsung Ahsan Lutfi, Education Service Department Yamaha DDS1 Jakarta.
Keluhan soal vampir oli sudah tidak akan ditemukan lagi di NMAX generasi terbaru ini.
Salah satu teknologi tersebut menurutnya adalah pada bagian body cylinder mesin blue core 155cc VVA generasi terbaru yang sudah memakai dinding silinder yang dibuat sehalus mungkin (Mirror Bore Cylinder).
Yamaha NMAX Turbo sudah menggunakan DiASil Cylinder terbaru (Mirror Bore Cylinder) diklaim anti vampir oli. (global.yamaha-motor.com)
"Jadi engine dari NMAX Turbo ini sudah pakai generasi ketiga. Kalau ada yang bilang NMAX vampir oli itu sudah kami antisipasi dengan perubahan pada DiASil Cylinder terbaru (Mirror Bore Cylinder). Lebih halus dan mengantisipasi oli itu terbakar ke dalam ruang bakar. Jadi jauh lebih bagus," tegasnya ditemui MOTOR Plus-online, di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Dengan teknologi Mirror Bore Cylinder ini mengantisipasi oli tidak akan menguap.
Untuk materialnya masih menggunakan DiASil Cylinder, alumunium alloy ditambah silikon, tapi prosesnya yang berbeda dari sebelumnya.
Baca Juga: Kenapa Motor Honda PCX dan Yamaha NMAX Jarang Dicuri, Polisi Ungkap Faktanya
"Kalau dulu direndam di dalam cairan kimia, kalau sekarang pakai cara semacam dipoles dan hasilnya lebih maksimal lagi," lanjutnya.
Dengan teknologi baru tersebut meminimalisir terjadinya vampir oli dan diklaim tidak akan terjadi pada varian NMAX Turbo ini.
Pembaruan lain pada skutik bongsor ini adalah pada bagian camshaft sebelumnya pin dowel berfungsi sebagai dudukan sprocket cam chain dibuat terpisah, sekarang dibuat satu kesatuan (build in) dengan camshaft.
Pembaruan camshaft ini diklaim jadi lebih rigid sehingga lebih minim gesekan.