Ia tidak bisa leluasa seperti sebelumnya.
Pak Nana sampai nyaris putus asa karena penyakitnya sudah lama tidak diobati.
Saat pertama kali ditinggal sang istri, Pak Nana sudah putus asa.
Pak Nana juga ternyata tinggal seorang diri di gubuk tengah kebun.
Tempat tinggalnya itu pun jauh dari kata bersih.
Bahkan saat malam, ia harus gelap-gelapan karena tidak ada listrik di gubuknya.
"Kami jg sedih melihat keadaan gubuk abah yg begitu pengap dan kumuh, tinggal di tengah kebun tanpa listrik.
gubuk yg ia tinggali menyatu dengan tungku pembuat gula, kami takut jika ada angin besar gubuknya terbakar," lanjut pengunggah, dikutip dari Tribun Jabar, Jumat (6/9/2024).
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Tiap Hari Pungut Paku Jalan Kaki, Pak Supri Nangis Dapat Uang di Ember, Pemberi: Tak Lupakan Ibadah