"Memang sangat berat saat subsidi pemerintah sudah berakhir. Bukan cuma kami (United E-Motor) yang merasakan tapi pasti produsen lain juga ikut terdampak. Tapi dengan dua produk baru kami optimis bisa menjual produk secara optimal," buka Andrew Mulyadi, Direktur PT Terang Dunia Internusa (TDI) Tbk, usai peluncuran dua motor listrik United, Jumat (27/9/2024).
Lelaki berkulit putih ini mengaku untuk mensiasati subsidi motor listrik yang sudah berakhir adalah dengan mengeluarkan produk baru yang harganya terjangkau.
Namun demikian secara kualitas, fitur dan teknologi dua motor listrik baru United Avand SC 121 dan SC 122 bisa diandalkan.
"Agar produk tetap dibeli masyarakat harganya harus terjangkau. Seperti Avand SC 121 dan SC 122 yang kami jual Rp 10 jutaan. Walaupun terjangkau namun secara kualitas produk tidak usah diragukan lagi," paparnya.
Andrew Mulyadi Direktur PT Terang Dunia Internusa Tbk berharap subsidi motor listrik bisa kembali diadakan pemerintah secara berkelanjutan. (MOTOR Plus/ A. Ridho)
Selain itu, trik lain mensiasati subsidi motor listrik yang sudah distop adalah dengan memberikan diskon.
"Sementara ini kita kasih diskon, karena kalau enggak ada diskon selisih harga cukup jauh kita enggak bisa jualan. Diskon sebesar Rp 2 juta rupiah kami berikan supaya masyarakat terbiasa menggunakan motor listrik yang nyaman, murah dan efisien," tambahnya.
Dengan subsidi yang diberikan pemerintah penjualan motor listrik meningkat cukup pesat termasuk produk motor listrik United.
Baca Juga: Motor Baru Saudara Honda Vario Mesin 125 cc Bagasi Luas Harga Cuma Rp 21 Jutaan
Setelah subsidi dicabut, penjualan jadi mandek karena terkendala harga.
Andrew berharap pemerintah kembali membuka subsidi berkelanjutan untuk pembelian motor listrik ke depannya.
Selama masih ada subsidi pemerintah beberapa waktu lalu, produk United E-Motor yang paling laris adalah MX1200 yang mencapai 70 persen penjualannya.
"United MX1200 paling laku karena paling murah, fitur lengkap, teknologi bagus. Lumayan murah lah harganya," tutupnya.