"Kalau waterbase itu saya analogikan aspal itu hancur pada saat musim hujan bukan musim kemarau. Karena air itu tidak bisa dikompres, pada saat cairan anti bocor ada di dalam ban, ada tekanan angin tinggi dan ban itu muter lama-lama karena kegencet dan bisa merusak ban," lanjutnya.
Menurutnya, efek cairan anti bocor bisa merusak permukaan atau dinding ban walaupun merek ban mahal.
"Kalau kami ditanya ya enggak rekomendasi untuk pakai cairan anti bocor karena bagian dalam ban bisa terkikis," tambah Agung Yulianto, CEO & Product Designer ADX Tire Indonesia.
Efek cairan anti bocor juga membuat ban tidak balance (seimbang) lagi.
Intinya kedua ahli dari ADX Tire ini tidak merekomendasikan ban motor diberikan cairan anti bocor karena beberapa efek negatif yang tentu merugikan.
Selain itu permukaan pelek juga akan berkerak karena cairan anti bocor yang kelamaan mengendap akan mengeras.