Sementara sistem peredaman menggunakan aftermarket.
"Kaki-kaki pakai aftermarket, sok depan RCY tapi as diganti Yamaha NMAX supaya fittingnya lebih tinggi, sok belakang Revit," ucap Imam.
Spidometer analog kustom 3D printing berbentuk kotak. (Gashakon)
Naik ke area kokpit, terpasang setang full kustom yang ditemani riser Mio Fino.
Spidometer kustom 3D printing berbentuk kotak menyesuaikan bentuk setang.
Untuk mesin, kata Imam, tidak ada ubahan alias full original, namun knalpot sudah kena kustom.
Imam menambahkan, aki dan tangki bensin sudah dibuat lebih besar sehingga perlu penyesuaian.
Baca Juga: Bodi dan Striping Ori Yamaha Mio Warna Ini Jadi Buruan Karena Langka Harga Tembus Jutaan Rupiah
"Jadi kita bikin subframe sedikit buat dudukan tangka dan aki baru, aki digedein agar 4 lampu depan bisa nyala, bagasi dibuang," lanjut pria asal Bandung, Jawa Barat ini.
Knalpot dan rear rack full kustom. (Gashakon)
Sebagai pelengkap dipasang aksesoris kustom berupa front rack dan rear rack.
Ada alasan kenapa motor ini dibuat Gashakon.
"Ceritanya Gashakon bikin motor untuk inspirasi orang, motor biasa bisa jadi luar biasa kalau kitanya serius," pungkasnya.