Tenaganya 8,8 dk / 7.000 rpm dan torsi 9,5 Nm di 5.500 rpm, tidak terlalu istimewa memang.
Apalagi transmisinya masih 4-percepatan semi automatik, alias ganti gigi tidak perlu tarik kopling.
Nah, karena basis mesinnya sama dengan Vega Force, secara suku cadang bakal mudah dicari nih.
Sayangnya Yamaha Indonesia, masih belum tertarik menjual motor CBU buat pasar lokal.
Yamaha PG-1 versi 2025 warna hitam. (2bahn.vn)
Soalnya harganya bakal melonjak tinggi, akhirnya bakal mirip-mirip CT125 juga yang tembus Rp 80 jutaan.
Namun jika melihat harga Yamaha PG-1 di Malaysia, mestinya bisa setengahnya CT125 ya.
Karena Hong Leong Yamaha Malaysia, menjual PG-1 cuma 6.998 Ringgit.
Alias harga PG-1 di Malaysia cuma Rp 24.822.045 tuh, lumayan menggiurkan ya.
Akankah Yamaha Indonesia tertarik jual PG-1, biar pasar motor bebek makin bergairah nih ada model baru.