MOTOR Plus-online.com - Pengguna motor Yamaha pasti tahu teknologi YPVS.
YPVS atau Yamaha Power Valve System, merupakan sistem katup variabel buat mesin 2-tak.
Cara kerjanya adalah mengatur aliran gas buang di saluran pembuangan, buat optimaliasasi performa mesin pada berbagai putaran (RPM).
Ternyata YPVS sudah ada di era 70an, waktu dipakai buat motor balap Yamaha OW35K 1977.
Hasilnya motornya bisa gaspol, dan memenangkan GP Finlandia, membuat Yamaha pakai YPVS di produk lain.
Cara kerja YPVS mirip RC Valve Honda NSR (Yamaha)
Soalnya YPVS bikin torsi di putaran bawah dapat, lalu tenaga di putaran atas juga kuat.
Jadi saat rpm rendah, katup berada di posisi tertutup atau setengah terbuka.
Karena saluran buang lebih kecil, kecepatan gas buang lebih cepat dan menjaga tekanan balik.
Ini demi mengejar torsi lebih baik, makanya YPVS juga dipakai di motor trail dan Special Engine.
Lalu saat rpm tinggi, katup terbuka secara penuh biar saluran buang makin besar.
Baca Juga: Ini Motor Matic Honda Paling Jarang Kelihatan, Harga Jadi Penyebab
Membuat gas buang keluar makin cepat, agar pembakaran lebih efisien demi tenaga maksimal.
Pergerakan katupnya mekanis, namun digerakan secara elektronis pakai servo dengan sinyal CDI.
Mirip-mirip RC Valve yang dipakai Honda NSR, yang pakai servo untuk menggerakan katupnya.
Karena sistemnya kompleks, YPVS jarang dipakai di motor Yamaha di Indonesia.
Tercatat cuma Yamaha TZM 150 yang pakai YPVS, sehingga teknologi ini tidak sepopuler RC Valve.
Yamaha YZ250X pakai teknologi YPVS (YIMM)
Namun jangan salah, YPVS ternyata masih dipakai Yamaha buat motor terbarunya.
Pastinya 2-tak seperti YZ250X, yang dijual secara CBU oleh PT Yamaha Indonesia Motor Mfg (YIMM).
Makanya motor trail seharga Rp 120 juta ini, jadi favorit karena powernya ngisi dari bawah sampai atas.
Kode X di YZ250X, juga membuat motor ini punya spek cross country dengan rasio gear yang lebar.
Buat yang penasaran cara kerja YPVS, brother bisa cek videonya DI SINI.