Find Us On Social Media :

Usai Tes di Sirkuit Sepang, Maverick Vinales Curhat Begini Soal Motor KTM

By Minggu, 09 Februari 2025 | 10:00
Maverick Vinales disela-sela tes di Sirkuit Sepang menggunakan motor KTM. (Michelin)

MOTOR Plus-online.com - Hengkang dari Aprilia, Maverick Vinales membela tim KTM untuk MotoGP 2025.

Pembalap asal Spanyol itu malah curhat begini usai tes di Sirkuit Sepang, Malaysia.

Vinales bersama Enea Bastianini dipercaya untuk memperkuat tim balap asal Austria tersebut.

Sebelum balap MotoGP 2025, para pembalap melakukan serangkaian tes di Malaysia.

Usai tes di Sepang, Vinales curhat soal adaptasinya dalam penggunaan rem belakang pada KTM dan bagaimana menyesuaikan tekniknya untuk meningkatkan pengereman.

Vinales telah berbagi kesan-kesannya mengenai performa motornya dan kemajuan yang telah dicapainya.

Meskipun tidak mencapai waktu terbaik hari itu, Viñales bersikap positif dan menekankan bahwa tujuan utamanya dalam pengujian ini adalah untuk lebih memahami motor dan meningkatkan kemampuan.

Salah satu aspek utama yang disebutkannya adalah perbedaan gaya pengereman KTM, suatu aspek yang memerlukan adaptasi khusus.

Viñales menjelaskan bahwa, tidak seperti motor sebelumnya, KTM membutuhkan pendekatan pengereman yang lebih dinamis, di mana rem belakang perlu digunakan untuk meluncurkan motor ke tikungan.

Baca Juga: Patah Tangan dan Kaki, Jorge Martin Diterbangkan ke Eropa Usai Kecelakaan di Tes MotoGP Sepang

Baca Juga: Marc Marquez Sebut Kelemahannya Jadi Kekuatan Pecco Bagnaia Jelang MotoGP 2025, Ternyata Bagian Ini

Hal ini menunjukkan perubahan signifikan dalam gaya balapnya, karena ia menjelaskan bahwa ia biasanya tidak menggunakan rem belakang pada musim-musim sebelumnya.

Sepanjang pengujian, ia telah mencoba berbagai konfigurasi untuk menyempurnakan tekniknya dan mencapai performa maksimal motornya, sebuah proses yang masih berlangsung.

Vinales menekankan kepuasannya dengan waktu yang dicapai meskipun menghadapi kesulitan awal dan menjelaskan pendekatannya untuk beradaptasi dengan motornya.

“Saya senang karena ini adalah waktu putaran yang bagus. Jelas jika saya melakukannya di pagi hari saya akan memangkas waktu cukup banyak, tetapi tujuan dari pengujian tersebut, karena saya memulainya di hari pertama untuk memahami motor dengan lebih baik dan itulah yang telah kami lakukan. Ini bukan motor yang mudah. Meski pengeremannya mudah. Jadi Anda harus memahami cara melakukannya untuk mendapatkan hasil maksimal," ujarnya dikutip dari Motosan.es.

Mantan pembalap Yamaha ini menjelaskan perbedaan dalam teknik pengeremannya saat beradaptasi dengan KTM.

Membandingkan gayanya dengan motor yang pernah dikendarainya sebelumnya.

“Semua motor yang pernah saya kendarai, mungkin karena motor dibuat untuk gaya pengereman tersebut, yaitu mengerem sepenuhnya di lintasan lurus, kemudian melepaskan rem di titik tertentu, dan melaju di tikungan. KTM sedikit berbeda, Anda harus memiliki sedikit sudut, membuatnya meluncur dan membawa luncuran ke tikungan. Itulah yang masih harus saya cari tahu gunanya rem belakang, agar bisa meluncur sampai akhir." tambahnya.

Pembalap KTM itu juga berbicara tentang pentingnya menggunakan rem belakang, seraya menunjukkan bahwa ia masih dalam proses beradaptasi.

“Brad dan Pedro mampu melakukannya, terutama dengan penggunaan rem belakang, dan tahun lalu saya praktis tidak menggunakan rem belakang, jadi saya harus terbiasa dan memahami seberapa banyak rem belakang yang harus saya gunakan sehingga, terutama di bagian akhir pengereman, saya bisa mengaturnya pada sudut yang tepat untuk menikung,” tutupnya.