MOTOR Plus-online.com - Insiden kecelakaan dialami dua orang pemotor yang menyebabkan harus dilarikan ke rumah sakit.
Yamaha Mio dan Honda BeAT adu muka menimbulkan kerugian Rp 2 juta.
Dikutip dari Tribun Jatim, kecelakaan lalulintas melibatkan dua motor terjadi di jalan raya Telo Moyo Desa/Kecamatan Semboro Jember, Jawa Timur, Kamis malam (20/3/2025).
Tabrakan adu benteng antara pengendara motor Yamaha Mio bernomor polisi (Nopol) N-4279-OD melawan Honda Beat Nopol N -3467-WD di timurnya Polsek Semboro Jember pada pukul 20.30 WIB.
M.Slamet (44) pengendara motor Mio dan Puji Raharjo (53) pengemudi Honda Beat.
Kedua pemotor ini terluka akibat kecelakaan lalu lintas tersebut.
"Kondisi tersebut mengakibatkan kerugian materi dan korban lakalantas juga harus dirujuk ke Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Soebandi Patrang Jember," ujar Kapolsek Semboro Iptu Andrias Suryo Rubedho saat dikonfirmasi, Jumat (21/3/2025).
Kronologi kecelakaan tersebut, kata dia, awalnya pengemudi Yamaha Mio dari arah Kecamatan Jombang Jember menuju arah Desa Semboro dengan kecepatan tinggi.
"Yamaha Mio dari arah Barat mengarah timur, dan menyalip dua kendaraan roda dua yang ada di depannya," ungkap Andrias.
Baca Juga: Motor Berserakan di Cianjur Ulah Innova Reborn Milik Dinas Kejaksaan, 1 Korban Luka Berat
Baca Juga: Innalillahi, Moge Hitam Dikerubungi Polisi Usai Bendahara DPP Demokrat Tewas Kecelakaan di Situbondo
Andrias mengatakan, saat itu pengemudi Yamaha Mio tersebut berjalan oleng ke kanan dan ke kiri, saat mendahului dua pemotor yang ada di depannya .
"Sambil oleng ke kanan dan kiri hingga kehilangan kendali saat di jalan raya di depan mushola sebelah timur nya Polsek Semboro, akhirnya bertabrakan dengan Honda Beat yang berjalan dari arah berlawanan," imbuhnya.
Kecelakaan adu depan tersebut, kata Andrias, mengakibatkan masing-masing sepeda motor korban mengalami kerusakan cukup parah.
"Saat di TKP, kendaraan roda dua mengalami ringsek bagian depan kedua duanya. Kerugian meterial diperkirakan mencapai Rp 2 juta," urainya.
Hasil oleh tempat kejadian perkara, Andrias mengatakan kecelakaan itu disebabkan kurangnya berhati-hatinya pengemudi Yamaha Mio saat berkendara dengan kecepatan tinggi.