Find Us On Social Media :

Pabrikan Bilang Jangan Pakai Busi Racing Buat Motor Harian, Efeknya Bisa Begini

By Minggu, 23 Maret 2025 | 11:10
Harga busi racing R0373A-9 di official store NGK saja banderolnya tembus Rp 597 ribu. (NGK)

MOTOR Plus-online.com - Pergunakan part atau komponen motor berdasarkan anjuran pabrikan.

Jangan coba-coba pakai busi racing untuk motor harian karena efeknya bisa seperti ini.

Busi racing dianggap bikin motor makin kencang dan besar tenaganya.

Karena dipakai balap, busi racing dianggap ampuh menambah optimal pembakaran mesin.

Dijelaskan NGK, buat harian justru lebih pas pakai busi tipe lain.

Hal ini diungkap Diko Oktaviano, Technical Support dari PT Niterra Mobility Indonesia, produsen busi NGK.

Pertama, busi racing NGK punya ciri khas dus warna merah, serta logo Racing Competition.

"Sesuai namanya, busi ini untuk kebutuhan balap dengan model seperti R0373A-9 dan R0451C-10," jelas Diko.

Tidak hanya kode-nya R, material dan bentuk busi racing juga unik, terutama kepala businya.

Baca Juga: Baru Tahu Nih Ternyata Ada Busi Panas dan Busi Dingin, Bedanya Apa?

Baca Juga: Gejalanya Mudah Dirasakan, Ini Ciri Busi Sudah Harus Ganti Baru

Harga busi racing R0373A-9 di official store NGK saja banderolnya tembus Rp 597 ribu.

Ternyata buat motor harian, busi racing NGK ini malah mubazir karena speknya.

"Busi racing itu rentang panasnya berbeda dengan spek harian, karena heat range-nya lebih dingin," kata Diko.

Busi NGK racing. (NGK)

Dibuat lebih dingin, agar busi racing tahan buat mesin balap, yang bekerja dan kompresi tinggi.

Beda dengan busi motor harian, yang butuh heat range luas dan tidak terlalu dingin.

"Kalau terlalu dingin, mesin motor sulit dinyalakan saat pagi atau masih dingin," tambah Diko.

Percikan busi racing juga bisa tidak sesuai dengan bawaan mesin standar, malah bisa menurun tenaganya.