Find Us On Social Media :

Abaikan Rasa Lelah Mudik dari Tebet ke Tegal, Ini Alasan Tirto Pilih Kendarai Bajaj

By Sabtu, 29 Maret 2025 | 08:00
Tirto, pemudik asal Tebet, Jakarta, pilih menggunakan bajaj untuk pulang ke kampung halamannya di Tegal, Kamis (27/3/2025). (TribunCirebon.com/Eki Yulianto)

"Ya capek mah pasti, tapi mending sekarang (H-4 Lebaran)," tutur Tirto.

"Kalau besok mungkin lebih capek lagi karena lebih padat, otomatis kecepatan juga enggak bisa ngebut," jelas dia.

Tirto dan rombongan telah beristirahat dua kali selama perjalanan, termasuk di Simpang Empat Pemuda, Kota Cirebon.

"Sudah istirahat sekali, dua kali ini (di Simpang Empat Pemuda)," ungkapnya.

"Berangkat jam 4 pagi, target nyampe Tegal sekitar jam 2 siangan lah," jelas dia.

Mudik dengan bajaj bukan juga hal baru bagi Tirto.

Ia mengaku telah menggunakan moda transportasi ini setiap tahun karena lebih hemat.

Baca Juga: Bale Santai Honda dan AHASS Siaga Sediakan Beragam Fasilitas, Temani Pemudik 24 Jam

"Setiap tahun saya mudik pakai bajaj. Dari dulu pokoknya."

"Kalau bajaj kan punya sendiri, kalau angkutan umum biayanya lebih mahal," kata Tirto, mengutip Tribun Jabar.

Selain Tirto, pemudik lainnya, Sowi (43), juga memilih bajaj untuk pulang kampung ke Tegal bersama uwanya.

"Ya, saya sama uwak saya mudik dari Tebet ke Tegal. Perjalanan sudah 7 jam, dari jam 4 pagi," ucap Sowi.

Menurutnya, kecepatan bajaj yang ia kendarai mencapai 60 kilometer per jam.