Find Us On Social Media :

Ibu guru di Madura Korban Begal Kaget Akhirnya Honda Vario Kembali Lagi

By Jumat, 02 Mei 2025 | 17:00
Ilustrasi, ibu guru berinisial MH yang mengendarai motor bersama seorang anak kecil menjadi korban begal yang dilakukan oleh seorang pria berinisial SR di Madura. (Istimewa)

Selain itu ia berdalih buat bayar utang

Polisi juga berhasil menemukan MH di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, namun dua rekan SR yang terlibat masih dalam pengejaran.

"Dua DPO masih kami kejar, nama sudah ada DPO dan sudah kami terbitkan. Insya Allah kami berjanji akan terus memberikan kenyamanan bagi masyarakat Bangkalan," tegas Hendro.

Pada 21 April 2025, MH mengalami perampokan saat pulang mengajar di Jalan Desa Kecamatan Geger.

Dalam insiden tersebut, motor miliknya dirampas oleh pelaku yang kini teridentifikasi sebagai SR, seorang pria berusia 40 tahun dari Desa Kranggan Barat, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Madura.

Selain karena menimpa seorang ibu guru SD, peristiwa perampasan motor Honda Vario 125 milik korban MH itu dilakukan pelaku begal saat korban sedang membonceng anaknya yang masih berusia bocah.

Baca Juga: Nekatnya Begal Motor di Bekasi, Polisi Sampai Jadi Korban Luka Robek

“Diketahui bahwasanya pada 21 April di Kecamatan Geger ada peristiwa yang sangat memprihatinkan. Di mana ada pelaku begal yang tega melakukan perampasan kendaraan, tindak pidana pembegalan atau 365 (KUHP) terhadap korban seorang guru SD yang sedang pulang mengajar membawa anaknya,” tegas Hendro didampingi Kasat Rekrim Polres Bangkalan, AKP Hafid Dian Maulidi, Selasa (29/4/2025).

Pernyataan itu disampaikan Hendro beberapa jam setelah personil Resmob Satreskrim Polres Bangkalan membekuk pria berinisial SR (40), warga Desa Kranggan Barat, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan pada Senin (28/4/2025) malam.

Dua timah panas bersarang di pergelangan kaki kiri SR, sebagai ‘hadiah’ atas tindakan begal terhadap ibu guru MH.

“Tadi malam, alhamdulillah satu pelaku (SR) di antaranya telah kami di sebuah rumah kos di Kampung Malang, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Tegalsari, Surabaya. Memang terhadap yang bersangkutan ada ciri-ciri sesuai dengan yang terpampang di CCTV. Termasuk pakaian yang digunakan sehingga menguatkan penyidik terkait alat bukti bahwa yang bersangkutan adalah pelaku,,” ungkap Hendro.

Sosok SR disebut Hendro merupakan residivis kasus serupa. SR pernah beraksi di sejumlah TKP seperti di Desa Kampak, Kecamatan Geger dengan motor hasil curian Honda Beat, selanjutnya Honda Vario TKP Desa Separah, Kecamatan Galis, 2 unit sepeda motor TKP Kabupaten Sumenep, dan satu unit sepeda motor di Kabupaten Gresik.

“Saat kami amankan di rumah kos, dia membawa sajam. Dalam perkara ini dia sebagai eksekutor, tiga orang dalam video itu benar. Tersangka telah mengklarifikasi bahwa itu adalah dia,” terang Hendro.