MOTOR Plus-online.com - Warga ngamuk karena kesulitan mengurus surat tilang.
Cekcok terjadi di kantor Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Tebet, Jakarta Selatan, terkuak penyebabnya.
Dikutip dari Kompas.com, sejumlah warga memprotes proses pengurusan tilang Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di kantor Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Tebet Barat, Tebet, Jakarta Selatan, pada Senin (5/5/2025).
Dalam video yang diunggah akun Instagram @info_jakartabarat, terlihat seorang pria yang mengenakan kaus putih lengan pendek tampak emosi dan melayangkan protes kepada polisi yang menangani tilang ETLE.
"Bagaimana masyarakat mau percaya dengan aparat kepolisian?" seru pria berkaus putih yang didukung sorakan oleh warga lain.
Petugas kepolisian yang berjaga terlihat berusaha menenangkan pria tersebut sambil memberikan penjelasan.
Namun, keributan tetap tak terhindarkan.
"Bapak yang bertugas di sini. Seharusnya dikasih tahu (dengan tulisan), 'maaf error'," ucap dia dengan nada tinggi.
Baca Juga: Ribuan Pelanggar Lalu Lintas Terekam ETLE di Aceh, Ini 5 Incaran Tilang Elektronik
Pria berkaus putih mengaku sudah mengantre sejak pukul 08.00 WIB demi mengurus tilang ETLE. "Bapak ngomong baik-baik, sudah salah, Bapak ngotot. Saya juga punya emosi," kata dia.
Menanggapi insiden tersebut, Wadirlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono, menjelaskan, keributan dipicu oleh pemadaman listrik yang terjadi pada Senin (5/5/2025).
"Ada mati listrik, gardu PLN di gedung biru Polda Metro Jaya jebol, dari jam 13.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB," kata Argo.
Ia menambahkan, pemadaman itu berdampak pada sistem pelayanan, termasuk proses pengurusan tilang ETLE.
"Itu mengakibatkan down server. Jadi, kemarin yang terimbas bukan hanya ETLE, tapi BPKB, bagian mutasi, juga offline," tegas dia.
Argo mengakui bahwa penggunaan genset tidak optimal pada saat kejadian sehingga sistem tidak langsung pulih.
Meski sempat terjadi keributan, hal itu tidak berlangsung lama.
"Sudah diperbaiki. Keburu dibuat, ada narasi, ada yang marah-marah, itu sudah difasilitasi, akhirnya minta maaf," tegas Argo.
Baca Juga: Jangan Nekat, Ketahui Titik Kamera Tilang ETLE di Jalanan Jakarta
Dengan penjelasan ini, ia pun menegaskan bahwa antrean panjang bukan disebabkan oleh kelalaian petugas, melainkan murni akibat gangguan teknis.
"Karena memang listrik mati, langsung off, sistem down, karena ada pemadaman dari PLN, ada perbaikan. Saat perbaikan itulah ETLE enggak bisa aktif," ungkap dia.