Oleh karena itu, kata dia, perlu ada solusi yang memberikan dampak yang lebih permanen.
"Makanya kita usulkan itu ke Bina Marga, supaya trotoar itu ditambah batang penghalangnya. Jadi motor-motor tidak bisa lewat," kata dia.
Parkiran liar di trotoar Jalan Kyai Tapa kian meresahkan pejalan kaki dan juga viral di beberapa akun media sosial.
Pantauan di lokasi, trotoar di kawasan itu dikuasai oleh sepeda motor, baik motor yang parkir maupun kendaraan dari ojek online yang istirahat sembari mencari orderan penumpang.
Baca Juga: Jakarta Dibikin Rugi Tukang Parkir Liar, Dishub Langsung Buka Suara
Ada pula sepeda motor milik mahasiswa Universitas Trisakti yang diparkir di kedua sisi trotoar sehingga hanya menyisakan sedikit ruang bagi pejalan kaki.
Kondisi makin semrawut dengan keberadaan sejumlah pedagang kaki lima yang membuka lapaknya di sepanjang trotoar tersebut.